YAYASAN PANGUDI LUHUR PUSAT
Yayasan Pangudi Luhur - Jl. Dr. Sutomo 4 Semarang 50244 Indonesia  Telp.(024)8314004-8317806 Fax(024)8317806
Senin, 25 September 2017  - 2 User Online  
BERANDAHUBUNGI KAMI 


16.09.2009 08:47:14 3848x dibaca.
ARTIKEL
PENTINGNYA KOMITMEN DAN PEMBARUAN TERUS MENERUS DI SEKOLAH-SEKOLAH PANGUDI LUHUR

 Oleh: Br. Theodorus Suwaryanto, M.A., FIC

Belajar dari berbagai pengalaman yang terjadi pada tahun pelajaran 2008/2009 dan hasil yang dicapai oleh beberapa sekolah dalam kaitannya dengan kelulusan, maka Yayasan Pangudi Luhur  memiliki kepentingan untuk terus mengingatkan semua unit kerja akan komitmen dan selalu melakukan pembaruan secara terus-menerus. Hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga eksistensi sekolah-sekolah Pangudi Luhur.


Dengan berpijak pada data tentang kelulusan sekolah-sekolah Pangudi Luhur tahun 2008/2009 dan data tentang jumlah siswa baru tahun 2009/2010, Kepala Kantor mengajak semua komponen untuk:

  • Jangan tidur nyenyak!
  • Jangan merasa sudah hebat!
  • Jangan merasa tidak ada kompetitor
  • Berubah, tetapi tidak asal berubah dan selalu belajar.
  • Ada aksi tetapi juga harus berani melakukan evaluasi.
  • Melakukan perbaikan terus-menerus dan melihat kenyataan, bekerja keras serta tetap pada komitmen dan loyalitas.



Penyebab

Salah satu penyebab lambannya peningkatan mutu pendidikan adalah manajemen sekolah yang tidak efektif. Ketidakefektifan manajemen tersebut ditandai dengan:

  • Kepala sekolah kurang memiliki kemampuan kepemimpinan
  • Kepala sekolah kurang memiliki kemampuan manajerial yang  baik.
  • Kepala sekolah kurang memiliki jiwa entrepreneurship (wirausaha)
  • Kepala Sekolah kurang paham mengenai manajemen keuangan

Selain itu juga faktor kurikulum, sumber daya ketenagaan, sarana dan fasilitas, manajemen sekolah, pembiayaan (perlu pihak ke tiga untuk investasi), kepemimpinan, dan keadaan ekonomi, sosial, politik bangsa dan negara.

Perbedaan Paradigma

Era Industri Era Informasi
  • Hubungan persaingan
  • Birokratis
  • Otokratis
  • Pengawasan terpusat
  • Otokrasi
  • Demokrasi perwakilan
  • Kerelaan
  • Komunikasi satu arah
  • Pembagian kerja
  • Kerjasama/kooperasi
  • Tim
  • Kepemimpinan kolegial
  • Otonomi dan akuntabiltas
  • Demokrasi
  • Partisipatif
  • Inisiatif
  • Jejaring/aliansi strategis
  • Integrasi tugas


Agar Sekolah tetap Eksis


Hal-hal yang perlu diusahakan agar sekolah tetap eksis adalah melakukan Total Quality Management (Manajemen Mutu Terpadu). Hal ini meliputi continuous improvement (perbaikan terus-menerus), quality improvement (perbaikan mutu), strategi untuk menjaga eksistensi dan menjawab tantangan eksternal, agar pelanggan selalu puas, dan selalu menekankan pada PROSES atau sistem pencapaian suatu sasaran/tujuan.


Yang dimaksud dengan Mutu Terpadu adalah, keterpaduan berbagai keunggulan atau kualitas yang meliputi kualitas setiap proses (every process), kualitas setiap pekerjaan (every job), kualitas setiap orang (every person).


Mutu Terpadu dalam Pendidikan meliputi berbagai usaha untuk melakukan perbaikan terus menerus, menganalisis kekuatan lapangan/brainstorming, menanggapi harapan pelanggan, mengutamakan pelanggan (siswa dan orang tua), melakukan program perbaikan sekolah secara kreatif dan konstruktif dan berusaha untuk  menguatkan budaya sekolah atau mengubah budaya sekolah.

Lima Pilar Sekolah:

  • Fokus kepada pelanggan
  • Keterlibatan total
  • Ukuran baku mutu lulusan
  • Komitmen semua warga sekolah
  • Perbaikan yang berkelanjutan



Yang Dibutuhkan dari Pimpinan

Seorang pemimpin yang baik hendaknya menjadi visi dan simbol (dikomunikasikan ke semua pihak). Memahami, mengkomunikasikan dan mendiskusikan proses perkembangan sekolah dengan melibatkan seluruh staf (tidak duduk di belakang meja). Memberikan perhatian penuh pada pelanggan (siswa, orangtua, guru/karyawan (personal care/sentuhan pribadi). Memiliki otoritas, berani mencoba dan mendukung inisiatif dan kreativitas positif. menciptakan rasa kekeluargaan (ngayomi, ngayemi, ngaruhke dan nyanake). Selalu berusaha menumbuhkan rasa kebersamaan, semangat, keinginan untuk tumbuh dan maju bersama.


8 Elemen Motivator Guru

  • Pengembangan pelajar dan pembelajaran
  • Antusias terhadap mata pelajaran
  • Pengakuan, minat, harga diri, dan dukungan
  • Memberikan kontribusi dan pencerahan
  • Kesempatan bertanggung jawab
  • Tantangan keterampilan profesional
  • Memberikan inspirasi
  • Peluang prospek karier guru


7 Prinsip Manajemen Mutu Terpadu

  • Komitmen manajemen mutu terpadu (perubahan budaya organisasi yang selalu menekankan pada  budaya mutu)
  • Selalu mengutamakan pelanggan
  • Komitmen terhadap tim kerja (team work)
  • Komitmen terhadap manajemen pribadi dan kepemimpinan
  • Komitmen terhadap perbaikan terus-menerus
  • Komitmen terhadap kepercayaan kemampuan diri dan tim
  • Komitmen untuk meraih mutu


8 Karakteristik Sekolah Efektif

Sebuah sekolah dapat digolongkan menjadi sekolah yang efektif apabila memenuhi delapan karakter. Kedelapan karakterisik tersebut adalah:

  • Etos sekolah baik
  • Manajemen kelas baik
  • Harapan guru tinggi
  • Guru contoh teladan positif
  • Umpan balik positif dan perlakuan terhadap siswa baik
  • Koordinasi kerja baik antara guru dan siswa serta petugas pendukung
  • Tanggung jawab siswa
  • Pembagian kegiatan staf dan pengajar


Sistem Mutu Pendidikan
Strategy plan

  • Kebijakan untuk pelanggan
  • Tim pengendali mutu
  • Pemasaran dan publikasi
  • Pemantauan dan evaluasi
  • Program pengenalan (MOS, Open house, brosur, company profile)
  • Bimbingan konseling terpadu
  • Spesifikasi keunggulan/flag ship
  • Pengembangan staf
  • Kajian kegagalan dan keberhasilan

 


Hasrat untuk Berubah


Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal,
Aku bermimpi ingin mengubah dunia.
Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,
kudapati bahwa
Dunia tidak kunjung berubah.
Maka cita-cita itu pun agak kupersempit.
Lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku.
Namun tampaknya,
hasrat itupun tiada hasil.
Ketika usiaku semakin senja,

dengan semangatku yang masih tersisa,
kuputuskan untuk mengubah keluargaku,
orang-orang yang paling dekat denganku.
Tetapi celakanya, mereka pun tidak mau diubah.
Dan kini, sementara aku berbaring saat ajal menjelang,
tiba-tiba kusadari
“Andaikan yang pertama-tama kuubah adalah diriku”
Maka dengan menjadikan diriku sebagai teladan,
mungkin aku bisa mengubah keluargaku.
Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,
Bisa jadi aku pun mampu memperbaiki negeriku
kemudian siapa tahu, aku bahkan bisa mengubah dunia.

*) dari materi Pembinaan Umum Kepala Kantor YPL
Selasa 21 Juli 2009
Dinarasikan oleh F. Rudy D.





KOMENTAR
Belum ada komentar, silakan mengisi komentar melalui form berikut :


Nama
Email
Homepage
Komentar
Kode Verifikasi kode
 



^:^ : IP 54.144.21.195 : 2 ms   
YAYASAN PANGUDI LUHUR PUSAT
 © 2017  http://www.pangudiluhur.org/