YAYASAN PANGUDI LUHUR PUSAT
Yayasan Pangudi Luhur - Jl. Dr. Sutomo 4 Semarang 50244 Indonesia  Telp.(024)8314004-8317806 Fax(024)8317806
Minggu, 23 April 2017  - 9 User Online  
BERANDAHUBUNGI KAMI 


03.12.2013 08:01:52 3381x dibaca.
ARTIKEL
SURAT GEMBALA HARI JADI YPL Ke 59

Berkat Tuhan,

Pada 6 Oktober 2013 ini kita merayakan hari jadi Yayasan Pangudi Luhur ke-59. Kita bersyukur atas berkat Tuhan yang melimpah bagi Keluarga Besar Yayasan Pangudi Luhur selama 59 tahun. Di beberapa wilayah mengadakan kegiatan-kegiatan seperti membuka perayaan dengan Misa Kudus, Doa Novena, Aksi Dana Solidaritas dll. Ini semua menunjukkan rasa syukur dan terimakasih kita kepada limpahan kasih-Nya yang besar.

Pantaslah dan layak bila kita ambil waktu sejenak untuk merefleksikan perjalanan kita selama 59 tahun yang telah berlalu. Dalam waktu hening inilah kita akan dapat lebih menyadari tugas perutusan kita sebagai Keluarga besar Pangudi Luhur. Kita berharap dapat lebih meningkatkan komitmen kita sebagai insan yang hidup dan menghidupi semangat Pangudi Luhur.

Pada kesempatan Rapat Kerja awal tahun pembelajaran 2013-2014 yang lalu telah direfleksikan tema Shared Mission untuk Mencapai Kualitas Pelayanan Pendidikan Pangudi Luhur.

Ibu/Bapak/Saudara/Saudari/Bruder, kiranya baiklah pada kesempatan ini kita ambil waktu sejenak melanjutkan permenungan tema tersebut, sehingga pelayanan kita lebih dijiwai oleh semangat bahwa kita diutus untuk berbagi lewat karya pelayanan pendidikan.

1. Semangat Kepangudiluhuran

Sudah 2 (dua) tahun kita melaksanakan pembelajaran Kepangudiluhuran di seluruh jenjang sekolah-sekolah kita, sejak PG/TK/SD, SMP sampai SMA/K. Sepuluh keutamaan yang diwariskan oleh Br. Bernardus Hoecken sebagai Bruder FIC pertama, yaitu Rendah Hati; Teladan Baik; Mencintai Para Bruder (sesama); Saleh; Sikap Bijakasana; Lembut Hati; Tabah Hati; Kebijaksanaan dan Berpengetahuan; Semangat dan Keteguhan Hati; Percaya Kepada Tuhan, telah disajikan dalam bentuk buku. Para murid telah kita dampingi untuk memahami dan juga menghidupi semangat tersebut dalam hidup sehari-hari di sekolah. Kita juga berharap dalam hidup bermasyarakat pun, mereka membawa semangat ini dalam pergaulan dengan sesama.

Kita boleh bertanya, sejauh ,mana kita sendiri sebagai pendamping berusaha makin memahami dan makin menghidupi keutamaan-keutamaan tersebut?

2. Bekerja sama dengan mereka yang berkehendak baik

Hidup dan tugas pengutusan kita tidak mungkin dapat kita laksanakan sendirian. Dimana pun kita membutuhkan pertolongan orang lain, karena kita terbatas dalam banyak hal. Kita ingin mengajak sesama kita yang berkehendak baik untuk makin menyempurnakan tugas pengutusan kita, sehingga dapat makin berbuah limpah. Kehadiran kita semakin dirasakan oleh mereka yang kita layani. Dalam hal ini peran orangtua murid – misalnya : lewat komite sekolah – dan andil alumni tidak dapat diabaikan. Secara khusus, melihat data jumlah murid sekolah-sekolah kita yang menunjukkan grafik menurun sejak 2006-2013 (dari 28.000-an menjadi 26.000-an), apa yang dapat kita pikirkan, usahakan dan perbuat. Sikap percaya diri dan bangga semu, seolah-olah sekolah kita masih berada dalam masa kejayaan dua dasa warsa yang lalu harus kita tinggalkan jauh-jauh. Kita harus bangun dari suasana nina bobok, bila kita tidak akan ditelan dan dilindas oleh zaman.

Kita boleh bertanya, sejauh mana kita sendiri sebagai orang yang diutus bersedia melibatkan orang-orang lain agar mereka juga bersedia makin terlibat dlam tugas pengutusan kita?

3. Rendah hati kunci untuk bekerja sama

Ada banyak pengalaman yang menunjukkan bahwa terjadi perselisihan di antara kita dengan pihak-pihak yang berbeda kepentingan. Hal ini sebenarnya merupakan hal yang biasa. Pengalaman juga banyak menunjukkan bahwa tidak mudah untuk mengatasi segala persolaan perselisihan. Tidak jarang perselisihan dapat berlangsung berlarut-larut. Hal ini terjadi karena tidak terjadi keterbukaan satu dengan yang lain.

Setiap pihak berpegang kepada pendirian masing-masing: akuilah atau pihakkulah yang benar, kamu atau pihakmu yang salah! Tidak jarang sampai terjadi sampai puncak ketegangan dengan mengatakan ‘kamu atau saya yang pindah! Tinggal siapa yang kuat!’ Di sinilah dibutuhkan selalu sikap dan semangat untuk selalu mengampuni. Dengan demikian kesejukan dan kenyamanan dlam lingkungan kerja kita tercipta. Kita mengalami keteduhan hidup dalam unit kerja.

Kita boleh bertanya, sejauh mana kita masing-masing berani dengan rendah hati dan jujur bersedia meminta maaf kepada sesama yang berselisih dengan kita?

4. Bunda Maria memberikan teladan

Santa Perawan Maria dengan jelas memberikan teladan nyata bagi kita sebagai orang-orang yang berlindung kepada-Nya. Kita dapat banyak belajar dan menimba inspirasi tentang kesabaran dan pengorbanan Maria dari kisah-kisah misalnya pada waktu Yesus tertinggal di Bait Allah. Maria bersama Yusuf harus kembali mencari-Nya dengan berjalan 3 hari. (bdk. Lukas 2:41-51). Juga pada peristiwa kunjungan Maria kepada Elisabet di daerah pegunungan sebuah kota di Yehuda. Ia mengunjungi saudarinya, Elisabet yang sedang mengandung bulan ke enam. (bdk. Lukas 1:39-45). Kita bekerja sebagai utusan di unit kerja yang berda-beda, namun bergayut dengan dan dari yang lain. Aspek solidaritas berdasarkan pengorbanan harus semakin kita teguhkan.

Kita boleh bertanya, sejauh mana kita masing-masing berani dengan penuh pengorbanan dan ketulusan menyapa dan mencari mereka yang membutuhkan pertolongan kita?

5. Tahun Yubileum Yayasan Pangudi Luhur

Pada 6 Oktober 2014, tahun depan, kita merayakan Yubileum 60 tahun Yayasan Pangudi Luhur berkarya. Dalam tahun Yubileum ini kita akan mensyukuri secara khusus karena rahmat Tuhan yang sudah dilimpahkan kepada kita lewat pelayanan karya pendidikan. Kita akan merayakannya secara khusus sebagai Keluarga Besar Yayasan Pangudi Luhur. Tahun Yubileum ini akan dibuka pada 7 Desember 2013 dan akan berpuncak pada 6 Oktober 2014. Panitia Yubileum yang telah dibentuk akan memberikan informasi yang berkaitan dengan Yubileum ini pada waktunya.

 

Akhirnya, marilah kita dengan semangat keutamaan-keutamaan Bernardus, bersedia makin rela berbagi dengan mereka yang berkehendak baik, dengan rendah hati siap menyapa mereka yang membutuhkan. Karena memang untuk itulah kita dipanggil dan diutus untuk berbagi.

Profisiat dan selamat merayakan hari jadi Yayasan Pangudi Luhur kita.

Tuhan memberkati.

 

Salam,

Br. Frans Sugi FIC 

 





KOMENTAR
Belum ada komentar, silakan mengisi komentar melalui form berikut :


Nama
Email
Homepage
Komentar
Kode Verifikasi kode
 



^:^ : IP 54.146.5.16 : 2 ms   
YAYASAN PANGUDI LUHUR PUSAT
 © 2017  http://www.pangudiluhur.org/