YAYASAN PANGUDI LUHUR PUSAT
Yayasan Pangudi Luhur - Jl. Dr. Sutomo 4 Semarang 50244 Indonesia  Telp.(024)8314004-8317806 Fax(024)8317806
Sabtu, 22 Juli 2017  - 2 User Online  
BERANDAHUBUNGI KAMI 


09.12.2016 11:29:25 529x dibaca.
BERITA
Surat Gembala Ketua YPL Pusat

Yth.     Seluruh Keluarga Besar YPL

di Tempat Berkarya

 

Berkat Tuhan, 

 

Seluruh Keluarga Besar Yayasan Pangudi Luhur yang terkasih dan diberkati Tuhan.

Pertama-tama, saya atas nama Pengurus YPL Pusat mengucapkan selamat merayakan pesta Pelindung Yayasan Pangudi Luhur, yaitu Santa Perawan Maria yang terkandung tak bernoda yang tepat kita rayakan pada tanggal 8 Desember.

Kita bersyukur kepada Tuhan karena Bunda Maria selalu melindungi kita dalam tugas pelayanan dan pendampingan kepada anak-anak yang dipercayakan kepada kita oleh orangtua mereka.

 

Bapak/Ibu/Saudara/Saudari/Suster/Bruder pada kesempatan khusus ini marilah kita sejenak merenungkan keutamaan-keutamaan yang tercermin di dalam diri Bunda Maria yang dapat kita jadikan inspirasi dalam usaha kita membentuk dan menyuburkan komunitas iman yang dilandasi persaudaran sejati.

 

  1. 1.     Maria Dipanggil

 

Di dalam salah satu perikop Injil digambarkan bahwa Malaikat Gabriel masuk ke rumah Maria dan memberi salam kepada Maria. Maria adalah orang yang dikaruniai dan disertai Tuhan. Maria terkejut mendengar panggilan itu dan bertanya dalam hati. Salam ini menjadi tanda awal bahwa Maria dipanggil oleh Tuhan. Maria dipanggil untuk mengandung dan melahirkan Yesus, Sang Penyelamat. Berkaca pada kisah panggilan Maria tersebut, kita pun menyadari bahwa kita dipanggil dan diutus. Kita dipanggil masuk ke dalam paguyuban Keluarga Pangudi Luhur untuk akhirnya melahirkan keselamatan, yaitu mendampingi orang-orang muda, peserta didik, untuk mengalami keselamatan sebagai anak-anak Allah. (bdk. Lukas 1:28-29)

 

  1. 2.     Maria Percaya

 

Dalam proses penerimaan panggilan dan pengutusan tersebut, Maria mengalami keragu-raguan. Maria mempertanyakan bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena Maria belum bersuami. Malaikat utusan Allah meneguhkan Maria bahwa Roh Kudus akan turun dan menaungi Maria dan anak yang akan dilahirkan adalah Anak Allah. Memperhatikan pengalaman Maria tersebut kita suatu ketika juga mengalami keraguan. Mampukah aku menerima tugas dan pengutusan di Pangudi Luhur ini sebagai pendamping peserta didik yang dipercayakan kepada kita? Dalam situasi seperti ini kita mesti percaya bahwa Roh Allah akan menyertai dan menguatkan kita bahwa kita mampu untuk menjadi utusan Tuhan. (bdk. Lukas 1:34-35)

 

  1. 3.     Maria Setia

 

Tidak banyak dikisahkan tentang Maria di dalam Injil setelah kisah-kisah sekitar kelahiran Yesus. Memang di sana-sini masih muncul dan disebut-sebut tentang Maria, namun tidak sangat signifikan. Misalnya pada kisah orang-orang bertanya siapa Ibu Yesus. Praktis sejak Yesus tampil di depan umum - sebagai Pengajar – Maria tidak banyak disebut. Namun demikian pada saat yang sangat ‘krusial’, yaitu saat Yesus disalibkan, Maria muncul. Pada saat Yesus membutuhkan penguatan, Ibu-Nya hadir. Maria hadir bersama para ibu lainnya dan juga Yohanes. Di sinilah sangat tampak kesetiaan Maria yaitu hadir di dalam penderitaan anaknya. Di sini kita dapat bermenung sejenak dan bertanya: Setiakah kita di dalam menjalankan tugas pengutusan kita, terutama pada waktu banyak tantangan dan cobaan menerpa kita? (bdk. Yohanes 19:25)

 

  1. 4.     Maria Ibuku

 

Marilah kita sejenak menyanyikan lagu ‘Kasih Ibu’ ini.

 

“Kasih Ibu kepada beta,

tak terhingga sepanjang masa.

Hanya memberi,

tak harap kembali,

bagai sang surya,

menyinari dunia.”

 

Nyanyian sederhana, nyanyian yang biasa dinyanyikan oleh anak-anak TK dan SD. Juga yang sering kita ajarkan kepada anak-anak kita di rumah. Setelah menyanyikan lagu ini, hati kita merasa damai. Tiap-tiap larik dari lirik lagu ‘Kasih Ibu’ sangat jelas maknanya. Lagu itu berisi nasihat, melukiskan bagaimana tiada terkiranya kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Kasih sayang yang tiada mengenal batas waktu, bahkan sampai akhir hayatnya. Terasa juga betapa pengorbanan seorang ibu dengan tidak mengharapkan imbalan atau balas jasa apa pun dari anaknya. Perbuatan seorang ibu yang tanpa pamrih, ibu yang mengasihi setulus hati.

Demikianlah, Maria ‘Ibuku’ selalu melindungi, menyayangi, mendampingi, mengasihi kita yang berlindung kepadanya. Maria ‘Ibuku’ tidak berharap dan menuntut pembayaran kembali atas pengorbanan yang selalu dibuatnya bagi kita.

 

  1. 5.     Menghormati Maria

 

Maria sejak dulu selalu ingin memberikan perhatiannya kepada siapa pun yang membutuhkan pertolongannya. Tidak mengherankan sedikit pun apabila banyak orang percaya bahwa Maria selalu akan menolong orang yang memintanya.

Kini banyak tempat untuk berdoa di mana orang datang secara khusus untuk memohon pertolongan Maria. Karena kemurahan hati Bunda Maria yang selalu menolong itu, selayaknya kita sebagai orang Katolik menghormati Bunda Maria. Doa Rosario dan Litani kepada Bunda Maria merupakan wujud doa-doa yang populer untuk menghormati Bunda Maria.

 

Untuk membantu umat beriman dalam menghormati Bunda Maria, Gereja menunjuk-kan ada 15 (lima belas) perayaan atau pesta liturgis yang berhubungan dengan Santa Maria.

1). Santa Perawan Bunda Allah (1 Januari).

2). Yesus dipersembahkan di Kenisah (2 Februari).

3). Bunda Maria di Lourdes (11 Februari).

4). Kabar Sukacita kepada Maria (25 Maret).

5). Maria mengunjungi Elisabet (31 Mei).

6). Hati Maria tak bernoda (Sabtu ke-3 sesudah Pentekosta).

7). Bunda Maria di gunung Karmel (16 Juli).

8). Pemberkatan gereja basilik Santa Maria (5 Agustus).

9). Bunda Maria diangkat ke surga (15 Agustus).

10). Maria Ratu (22 Agustus).

11). Kelahiran Santa Perawan Maria (8 September).

12). Maria berduka cita (15 September).

13). Maria Ratu Rosario (7 Oktober).

14). Maria dipersembahkan kepada Allah di kenisah (21 November).

15). Maria terkandung tak bernoda (8 Desember).

 

Akhirnya, para Bapak/Ibu/Saudara/Saudari/Suster/Bruder terkasih, marilah kita suburkan komunitas iman kita yang dilandasi semangat persaudaraan sejati, dengan meneladan hidup Bunda Maria, pelindung kita.

 

Selamat merayakan Santa Maria yang terkandung tak bernoda, Pelindung kita.

Tuhan memberkati.

 

Salam dalam perlindungan Bunda Maria,

juga atas nama Pengurus YPL yang lain.

 

 

Ketua,

 

 

 

Br. Frans Sugi FIC








^:^ : IP 54.81.82.181 : 2 ms   
YAYASAN PANGUDI LUHUR PUSAT
 © 2017  http://www.pangudiluhur.org/